Trending

Telkomsel Luncurkan Siscamling, AI Penangkal Penipuan Digital

Telkomsel Luncurkan Siscamling, AI Penangkal Penipuan Digital Online
kompas.com
Ringkasan:
  • Telkomsel menghadirkan Siscamling sebagai sistem deteksi penipuan berbasis AI di jaringan seluler.
  • Teknologi ini mampu mengenali, memblokir, dan memberi peringatan dini terhadap indikasi scam.
  • Siscamling menjadi bagian dari ekosistem AI Telkomsel yang berorientasi pada perlindungan publik.
{alertringkas}

niadi.net — Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat digital.

Kali ini, operator telekomunikasi terbesar di Indonesia tersebut resmi memperkenalkan Siscamling, sebuah sistem perlindungan pelanggan berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang dirancang khusus untuk mendeteksi dan mencegah berbagai bentuk penipuan digital yang semakin marak.

Peluncuran Siscamling dilakukan bersamaan dengan pengenalan AI Innovation Hub Telkomsel di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Jawa Barat.

Kehadiran sistem ini dinilai strategis karena ancaman penipuan digital kini tidak hanya menyasar individu, tetapi juga berpotensi merugikan masyarakat luas serta mengganggu kepercayaan terhadap layanan telekomunikasi.

Apa Itu Siscamling Telkomsel?

Secara konsep, nama Siscamling terinspirasi dari istilah Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) yang sudah akrab di tengah masyarakat Indonesia. Namun, Telkomsel melakukan penyesuaian istilah dengan mengganti kata "skam" menjadi "scam", istilah dalam bahasa Inggris yang berarti penipuan.

Lebih jauh, "Siscamling" sendiri merupakan akronim dari "Sistem Cegah Scam Keliling". Penamaan ini mencerminkan fungsi utama sistem tersebut, yakni berperan aktif dan berkelanjutan dalam memantau potensi penipuan yang beredar di jaringan Telkomsel.

Siscamling bukan aplikasi baru yang harus diunduh pelanggan. Sistem ini telah terintegrasi langsung ke dalam infrastruktur jaringan Telkomsel sehingga dapat bekerja di balik layar untuk melindungi pengguna dari ancaman penipuan melalui panggilan telepon maupun pesan singkat (SMS).

Pemanfaatan AI untuk Perlindungan Pelanggan

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menegaskan bahwa pengembangan Siscamling merupakan wujud nyata pemanfaatan AI yang tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan bisnis. Menurutnya, teknologi juga harus memiliki nilai guna sosial.

"Kami melihat AI bukan hanya soal profit, tetapi juga purpose (tujuan). Salah satu bentuk nyatanya adalah Siscamling, sistem anti-scam berbasis AI yang kami hadirkan untuk melindungi pelanggan dari ancaman penipuan digital yang semakin masif," ujar Nugroho di sela peluncuran AI Innovation Hub di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/12/2025).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Telkomsel memposisikan AI sebagai fondasi strategis dalam menciptakan layanan yang aman, tepercaya, dan berkelanjutan bagi pelanggan.

Cara Kerja Siscamling dalam Mendeteksi Penipuan

Siscamling bekerja dengan memanfaatkan kemampuan AI dalam mengenali pola komunikasi yang mencurigakan. Sistem ini menganalisis berbagai parameter, mulai dari frekuensi pengiriman pesan, format konten, hingga perilaku nomor pengirim yang tidak lazim. Dengan pendekatan tersebut, Siscamling dapat mengidentifikasi indikasi scam sejak dini.

Tidak hanya mendeteksi, Siscamling juga dirancang untuk mengambil tindakan preventif. Sistem ini mampu memberikan peringatan dini kepada pelanggan apabila terdeteksi potensi penipuan. Selain itu, nomor atau pesan yang terindikasi scam dapat diblokir secara otomatis untuk meminimalkan risiko kerugian.

Siscamling turut mendukung mekanisme pelaporan nomor penipu oleh pelanggan. Informasi dari laporan tersebut akan menjadi data tambahan bagi sistem AI untuk meningkatkan akurasi deteksi di masa mendatang.

Meski demikian, Nugroho belum memaparkan secara detail mekanisme teknis yang digunakan Siscamling dalam melakukan penyaringan dan pemblokiran. Hal ini wajar mengingat sistem tersebut masih berada pada tahap peluncuran awal atau soft launch.

Bagian dari Ekosistem AI Telkomsel

Telkomsel menegaskan bahwa Siscamling bukan proyek yang berdiri sendiri. Sistem ini merupakan bagian dari ekosistem AI yang telah diterapkan perusahaan di berbagai lini operasional, mulai dari optimalisasi jaringan, layanan pelanggan, hingga pengambilan keputusan investasi.

"AI membantu kami mengurangi pekerjaan manual yang berulang dan meningkatkan konsistensi hasil. Dalam konteks Siscamling, AI memungkinkan perlindungan pelanggan berjalan lebih cepat dan lebih akurat, dan kami akan terus mengembangkan ini di masa depan," pungkas Nugroho.

Dengan integrasi tersebut, Telkomsel berharap dapat menciptakan sinergi antar sistem AI sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh pelanggan.

Pentingnya Siscamling di Tengah Maraknya Penipuan Digital

Penipuan digital kini berkembang dengan modus yang semakin beragam, mulai dari penipuan hadiah, phishing, hingga penyalahgunaan identitas. Banyak di antaranya memanfaatkan celah psikologis pengguna melalui pesan atau panggilan yang tampak meyakinkan.

Kehadiran Siscamling menandai langkah proaktif operator seluler dalam melindungi pelanggan, bukan hanya mengandalkan kewaspadaan individu. Dengan sistem yang bekerja secara otomatis dan real-time, potensi kerugian akibat penipuan dapat ditekan sejak awal.

Ke depan, Telkomsel berkomitmen untuk terus menyempurnakan Siscamling seiring dengan berkembangnya teknologi AI dan meningkatnya kompleksitas ancaman digital. Pengembangan ini diharapkan mencakup peningkatan akurasi deteksi, perluasan jenis ancaman yang dapat diidentifikasi, serta integrasi dengan layanan digital lainnya.

Melalui Siscamling, Telkomsel tidak hanya memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan telekomunikasi, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam menciptakan ekosistem digital yang aman dan tepercaya.

Lebih baru Lebih lama
Cek artikel lainnya lebih cepat melalui saluran WhatsApp. Dan support kami dengan SHARE tulisan ini serta trakteer kami KOPI.

Formulir Kontak