Trending

Zhao Lusi Viral Jualan Kue, Simbol Hidup Baru yang Sederhana

Zhao Lusi Viral Jualan Kue, Simbol Hidup Baru yang Sederhana
instagram.com
Ringkasan:
  • Zhao Lusi viral setelah terlihat menjual kue di pinggir jalan dengan sikap ramah dan membumi.
  • Aksi tersebut mencerminkan pilihan hidup sederhana pasca krisis kesehatan mental.
  • Momen ini menjadi simbol pemulihan dan babak baru karier Zhao Lusi.
{alertringkas}

niadi.net — Aktris populer asal Tiongkok, Zhao Lusi, kembali menjadi perbincangan hangat warganet. Namun kali ini, sorotan publik tidak tertuju pada drama terbaru atau penampilannya di layar kaca, melainkan pada sebuah pemandangan tak terduga: Zhao Lusi terlihat menjajakan kue tart telur di sebuah lapak sederhana di pinggir jalan.

Momen tersebut dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial. Dalam video dan foto yang beredar, Zhao Lusi tampak mengenakan busana kasual, wajahnya segar tanpa riasan berlebihan, dan senyumnya tak lepas saat melayani pembeli.

Ia berbincang santai dengan pelanggan, melayani permintaan foto, serta terlihat menikmati setiap proses berjualan layaknya pedagang kaki lima pada umumnya.

Fenomena ini sontak memicu reaksi beragam dari publik. Banyak penggemar memuji sikap rendah hati sang aktris, sementara warganet lain melihatnya sebagai potret langka dari sisi personal seorang bintang papan atas yang jarang terekspos.

Viral di Media Sosial, Dipuji karena Tetap Membumi

Dalam dunia hiburan yang lekat dengan kemewahan dan citra glamor, aksi Zhao Lusi menjual kue di pinggir jalan dianggap sebagai sesuatu yang menyegarkan. Alih-alih tampil eksklusif, ia justru hadir di ruang publik dengan cara yang sangat sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Komentar positif pun membanjiri unggahan terkait momen tersebut. Banyak penggemar menyebut Zhao Lusi sebagai figur publik yang tidak kehilangan jati diri meski berada di puncak popularitas. Kehangatan interaksinya dengan orang-orang di sekitar lapak membuat kesan tersebut semakin kuat.

Bagi sebagian pengamat, viralnya momen ini bukan semata karena status Zhao Lusi sebagai selebritas, melainkan karena pesan emosional yang tersirat di baliknya: tentang pilihan hidup, pemulihan diri, dan makna kebahagiaan yang lebih sederhana.

Pilihan Hidup Sederhana yang Sudah Lama Diungkapkan

Penampilan Zhao Lusi di warung kaki lima sebenarnya bukan kejutan besar bagi penggemar setianya. Dalam beberapa siaran langsung sebelumnya, ia pernah secara terbuka berbicara tentang ketertarikannya pada gaya hidup sederhana dan keinginannya menjalani kehidupan yang lebih tenang.

Zhao Lusi bahkan pernah mengatakan bahwa ia tidak keberatan jika suatu hari harus menjalankan usaha kecil, termasuk berjualan makanan. Baginya, kebahagiaan tidak selalu identik dengan popularitas, sorotan kamera, atau materi berlimpah.

"Saya nyaman dengan kehidupan biasa," ujar Zhao Lusi dalam salah satu siaran langsungnya. Pernyataan tersebut kini terasa relevan dan nyata melalui aksi yang ia lakukan, bukan sekadar ucapan di hadapan penggemar.

Latar Belakang Krisis Kesehatan yang Pernah Dialami

Makna dari momen viral ini menjadi lebih dalam jika dikaitkan dengan perjalanan berat Zhao Lusi dalam beberapa tahun terakhir. Pada Desember 2024, ia sempat mengalami masalah kesehatan serius saat tengah menjalani proses syuting.

Kondisinya kala itu cukup mengkhawatirkan hingga memaksanya menggunakan kursi roda dan menghentikan seluruh aktivitas profesional. Setelah menjalani pemeriksaan medis, terungkap bahwa Zhao Lusi mengalami depresi berat dan gangguan kecemasan.

Tekanan kerja yang intens, jadwal padat, serta tuntutan tinggi di industri hiburan disebut menjadi faktor utama yang memicu kondisi tersebut. Situasi ini membuka mata banyak pihak tentang sisi gelap dunia hiburan yang sering kali tersembunyi di balik gemerlap popularitas.

Konflik dengan Manajemen dan Keberanian Bersikap Terbuka

Kondisi mental Zhao Lusi semakin menjadi sorotan publik pada Agustus 2025. Saat itu, ia secara terbuka mengungkapkan pengalaman pahitnya selama berada di bawah naungan manajemen lama.

Dalam pernyataan emosionalnya, Zhao Lusi mengaku mengalami tekanan ekstrem, pelecehan verbal, hingga perlakuan fisik yang tidak manusiawi. Keberaniannya berbicara dianggap sebagai langkah besar, mengingat budaya industri hiburan yang sering menuntut artis untuk diam demi menjaga citra.

Tak lama setelah pernyataan tersebut, Zhao Lusi menonaktifkan akun Weibo miliknya dan menuliskan kalimat singkat, "Saya sudah selesai." Kalimat itu menjadi simbol kelelahan mental sekaligus titik terendah dalam perjalanan hidupnya.

Titik Balik: Studio Pribadi dan Lingkungan Kerja Baru

Setelah melewati masa sulit, Zhao Lusi perlahan bangkit. Pada November 2025, bertepatan dengan hari ulang tahunnya, ia mengumumkan pendirian studio pribadi dan kerja sama dengan manajemen baru.

Pengumuman tersebut disampaikan dengan penuh emosi. Zhao Lusi mengakui bahwa dua bulan sebelumnya ia sempat ragu apakah masih sanggup melanjutkan karier di dunia akting. Beban mental yang ia rasakan membuat segalanya terasa terlalu berat.

Namun, dukungan dari orang-orang terdekat serta keinginannya untuk pulih secara utuh membawanya pada keputusan besar tersebut. Studio barunya kemudian merilis pernyataan resmi yang mengonfirmasi kembalinya Zhao Lusi ke industri hiburan dengan pendekatan yang lebih sehat dan manusiawi.

Jualan Kue sebagai Simbol Pemulihan Diri

Kehadiran Zhao Lusi di lapak makanan pinggir jalan kini dipandang sebagai simbol perjalanan penyembuhan yang sedang ia jalani. Aktivitas sederhana seperti menyiapkan makanan, melayani pelanggan, dan berbincang ringan tampak menjadi ruang aman baginya untuk kembali merasakan kehidupan tanpa tekanan.

Bagi Zhao Lusi, momen tersebut bukan tentang pencitraan atau sensasi. Banyak penggemar menilai bahwa ia benar-benar menikmati prosesnya, seolah ingin kembali terhubung dengan dirinya sendiri di luar identitas sebagai selebritas.

Di tengah kembalinya karier akting, pilihan untuk menikmati hal-hal sederhana justru memperkuat citra Zhao Lusi sebagai figur publik yang autentik dan reflektif.

Fenomena viral Zhao Lusi jualan kue di pinggir jalan akhirnya melampaui sekadar konten hiburan. Peristiwa ini membuka diskusi lebih luas tentang kesehatan mental, tekanan industri hiburan, serta pentingnya memberi ruang bagi diri sendiri untuk bernapas.

Bagi banyak orang, kisah Zhao Lusi menjadi pengingat bahwa pemulihan tidak selalu harus megah. Kadang, ketenangan justru ditemukan dalam aktivitas paling sederhana, jauh dari sorotan dan tuntutan.

Dengan senyum tulus di balik lapak kecilnya, Zhao Lusi seolah menyampaikan pesan bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu berada di atas panggung besar, melainkan di tempat-tempat yang memberi rasa damai dan kejujuran pada diri sendiri.

Lebih baru Lebih lama
Cek artikel lainnya lebih cepat melalui saluran WhatsApp. Dan support kami dengan SHARE tulisan ini serta trakteer kami KOPI.

Formulir Kontak