Trending

5 Vendor Smartphone Terbesar Dunia Sepanjang 2025

5 Vendor Smartphone Terbesar Dunia Sepanjang 2025
omdia.tech.informa.com
Ringkasan:
  • Pasar smartphone global 2025 tumbuh moderat dengan total pengiriman lebih dari 1,24 miliar unit
  • Apple dan Samsung kembali bersaing ketat di posisi puncak vendor smartphone dunia
  • Tantangan kenaikan biaya komponen diperkirakan akan menguji ketahanan industri pada 2026
{alertringkas}

Pasar Smartphone Global Kembali Menguat di 2025

niadi.net — Industri smartphone global menunjukkan tanda pemulihan sepanjang 2025 setelah melewati periode penuh tekanan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan lembaga riset Omdia bertajuk Smartphone Market Pulse: 2025, total pengiriman smartphone dunia mencapai sekitar 1,25 miliar unit.

Capaian tersebut mencerminkan pertumbuhan sekitar 2 persen dibandingkan tahun 2024, sekaligus menjadi level pengiriman tertinggi sejak 2021. Meski demikian, pertumbuhan ini terjadi di tengah tantangan yang mulai muncul, terutama meningkatnya biaya komponen penting seperti memori dan semikonduktor pada paruh kedua tahun.

Dalam lanskap persaingan global, dominasi merek-merek besar masih sangat terasa. Lima vendor teratas menguasai mayoritas pasar, dengan dua nama lama kembali bertarung ketat di puncak klasemen.

Apple Kembali Jadi Raja Smartphone Dunia

Apple kembali menegaskan posisinya sebagai vendor smartphone terbesar dunia pada 2025. Sepanjang tahun, perusahaan asal Cupertino ini mencatatkan pengiriman sekitar 240,6 juta unit iPhone, meningkat sekitar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan pencapaian tersebut, Apple menguasai sekitar 19 persen pangsa pasar global, mempertahankan status juara dunia selama tiga tahun berturut-turut. Kinerja positif Apple tidak lepas dari lonjakan penjualan pada kuartal keempat, yang menjadi periode terkuat perusahaan.

Salah satu faktor pendorong utama adalah tingginya minat terhadap generasi iPhone terbaru, khususnya di pasar China yang kembali menunjukkan permintaan signifikan. Strategi Apple yang fokus pada segmen premium terbukti mampu menjaga volume sekaligus margin keuntungan.

Samsung Menempel Ketat di Posisi Kedua

Di posisi kedua, Samsung tampil nyaris seimbang dengan Apple. Raksasa teknologi asal Korea Selatan ini membukukan pengiriman sekitar 239,1 juta unit smartphone Galaxy sepanjang 2025, tumbuh sekitar 7 persen secara tahunan.

Samsung juga menguasai 19 persen pasar global, hanya terpaut tipis dari Apple. Keberhasilan Samsung dinilai berasal dari strategi portofolio produk yang seimbang, mulai dari ponsel flagship hingga segmen menengah dan pemula.

Seri Galaxy S dan Galaxy Z tetap menjadi andalan di kelas atas, sementara lini Galaxy A membantu Samsung mempertahankan volume penjualan di pasar berkembang. Pendekatan ini membuat Samsung tetap kompetitif di tengah persaingan harga yang semakin ketat.

Xiaomi Bertahan di Peringkat Tiga Meski Tertekan

Xiaomi menempati posisi ketiga dalam daftar vendor smartphone terbesar dunia 2025. Perusahaan asal China ini mencatatkan pengiriman sekitar 165,4 juta unit, yang mencakup merek Xiaomi, Redmi, dan Poco.

Dengan angka tersebut, Xiaomi menguasai sekitar 13 persen pangsa pasar global. Namun, dibandingkan tahun sebelumnya, pengiriman Xiaomi tercatat turun sekitar 2 persen.

Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh melemahnya permintaan ponsel entry-level di sejumlah pasar utama. Meski demikian, Xiaomi masih memiliki basis pengguna yang kuat dan ekosistem produk yang luas, yang menjadi modal penting untuk menjaga posisinya di papan atas.

Vivo Cetak Sejarah Tembus Empat Besar

Salah satu kejutan terbesar di 2025 datang dari Vivo. Untuk pertama kalinya, Vivo berhasil menembus jajaran empat besar vendor smartphone dunia.

Sepanjang tahun, Vivo membukukan pengiriman sekitar 105,3 juta unit, termasuk merek iQoo. Angka ini mencerminkan pertumbuhan sekitar 4 persen secara tahunan dan memberikan Vivo pangsa pasar sekitar 8 persen.

Pertumbuhan Vivo didorong oleh performa yang kuat di India serta pasar domestiknya di China. Strategi pemasaran agresif dan fokus pada inovasi kamera serta desain menjadi faktor pendukung kesuksesan perusahaan ini.

Oppo Lengkapi Lima Besar Global

Oppo menutup daftar lima besar vendor smartphone dunia 2025 dengan total pengiriman sekitar 100,7 juta unit. Meski secara tahunan mengalami penurunan sekitar 3 persen, Oppo tetap mempertahankan pangsa pasar global di kisaran 8 persen.

Penurunan tersebut sebagian besar terjadi di awal tahun, sebelum Oppo menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada paruh kedua 2025. Peluncuran lini baru di segmen menengah, khususnya seri A, membantu mengangkat kembali penjualan.

Omdia menilai bahwa rencana integrasi Realme ke dalam ekosistem Oppo mulai 2026 berpotensi memperkuat daya saing perusahaan di pasar global, terutama di segmen harga terjangkau.

Vendor Lain Masih Pegang Pangsa Besar

Di luar lima besar, kategori "lainnya" masih menyumbang porsi signifikan dalam pasar smartphone global. Secara kolektif, vendor-vendor di luar lima besar mengirimkan lebih dari 394 juta unit, atau sekitar 33 persen dari total pasar.

Meski demikian, kelompok ini juga mengalami penurunan pengiriman, mencerminkan semakin ketatnya persaingan dan sulitnya bertahan tanpa skala produksi besar atau diferensiasi produk yang kuat.

Top 5 Vendor Ponsel Dunia 2025

Nama Vendor HPShipment 2025Market share 2025Shipment 2024Market share 2024Pertumbuhan tahunan
Apple240,6 juta unit19%225,9 juta unit18%7%
Samsung239,1 juta unit19%222,9 juta unit18%7%
Xiaomi165,4 juta unit13%168,6 juta unit14%-2%
Vivo105,3 juta unit8%100,9 juta unit8%4%
Oppo100,7 juta unit8%103,6 juta unit8%-3%
Lainnya394,3 juta unit33%401,4 juta unit34%-2%
Total1,245 miliar unit100%1,223 miliar unit100%2%

Data lebih detailnya bisa anda lihat disini (klik).

Tantangan Berat Menanti Industri di 2026

Meski 2025 relatif positif, Omdia mengingatkan bahwa tahun 2026 berpotensi menghadirkan tantangan yang lebih besar bagi industri smartphone global. Kenaikan harga memori, terutama DRAM dan NAND, diperkirakan akan terus menekan biaya produksi.

Selain itu, komponen semikonduktor lain juga diprediksi tetap mahal, memaksa produsen melakukan penyesuaian harga atau menekan margin keuntungan. Vendor dengan skala kecil dan ketergantungan tinggi pada segmen low-end dinilai paling rentan terdampak.

Sebaliknya, pemain besar seperti Apple dan Samsung dianggap lebih siap menghadapi tekanan, berkat skala ekonomi, hubungan jangka panjang dengan pemasok, serta portofolio produk yang terdiversifikasi.

Fokus Industri Mulai Bergeser

Omdia menilai bahwa ke depan, banyak vendor akan mulai mengalihkan fokus dari sekadar mengejar volume penjualan ke peningkatan profitabilitas. Sumber pendapatan alternatif, seperti layanan digital, ekosistem perangkat, dan layanan purna jual, diperkirakan akan semakin penting.

Perubahan strategi ini mencerminkan kedewasaan pasar smartphone global, di mana pertumbuhan tidak lagi semata-mata ditentukan oleh jumlah unit terjual, melainkan oleh nilai jangka panjang dari setiap pengguna.

Persaingan vendor smartphone global sepanjang 2025 menunjukkan bahwa dominasi pemain besar masih sulit digoyahkan. Apple dan Samsung kembali membuktikan kekuatannya, sementara Vivo mencuri perhatian dengan pencapaian bersejarah.

Namun, tantangan di depan mata tidak ringan. Tekanan biaya dan perubahan perilaku konsumen akan menjadi ujian utama bagi seluruh pemain industri pada 2026. Vendor yang mampu beradaptasi dengan cepat dan inovatif diyakini akan tetap bertahan di tengah kompetisi yang semakin ketat.

Lebih baru Lebih lama
Cek artikel lainnya lebih cepat melalui saluran WhatsApp. Dan support kami dengan SHARE tulisan ini serta trakteer kami KOPI.

Formulir Kontak