Trending

Prabowo: Rencana Sedan Listrik Nasional Dimulai 2028

Prabowo: Rencana Sedan Listrik Nasional Dimulai 2028
ksp.go.id
Ringkasan:
  • Pemerintah targetkan produksi sedan listrik massal mulai 2028
  • Industri kendaraan listrik nasional diperkuat lewat investasi dan TKDN
  • Sedan listrik disiapkan jadi mobil nasional sekaligus kendaraan dinas
{alertringkas}

niadi.net — Presiden Prabowo Subianto mengungkap strategi besar pemerintah dalam mengembangkan industri otomotif berbasis energi bersih. Salah satu langkah yang tengah dipersiapkan adalah produksi massal mobil sedan listrik yang ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2028.

Pernyataan ini disampaikan saat peresmian fasilitas perakitan kendaraan listrik milik VKTR di Magelang, Jawa Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menilai keberadaan industri seperti VKTR menjadi fondasi penting dalam mempercepat transformasi kendaraan listrik di Indonesia.

Saat ini, perusahaan tersebut telah memproduksi kendaraan berat berbasis listrik seperti bus dan truk, yang dinilai mampu menjadi pijakan awal menuju pengembangan kendaraan penumpang.

Menurut Prabowo, capaian industri kendaraan listrik nasional sejauh ini menunjukkan progres yang signifikan.

Ia melihat bahwa kemampuan produksi kendaraan listrik, khususnya untuk sektor transportasi publik dan logistik, menjadi indikator kesiapan Indonesia untuk melangkah ke tahap berikutnya, yakni produksi mobil listrik jenis sedan.

"Rencana kita saya harap di 2028 kita akan produksi besar-besaran mobil sedan dari listrik sekarang ini kan sudah ada bus listrik, truk listrik dengan kemampuan besar, membanggakan," ujar Prabowo dalam sambutan yang disiarkan virtual, Kamis (9/4/2026).

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan yang diterima, VKTR memiliki kapasitas produksi yang cukup besar. Perusahaan tersebut disebut mampu memproduksi hingga 10.000 unit bus listrik dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai sekitar 40 persen. Angka ini menunjukkan bahwa komponen lokal mulai mendominasi dalam proses produksi kendaraan listrik nasional.

Peningkatan TKDN menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam mengembangkan industri otomotif dalam negeri. Dengan semakin tingginya kandungan lokal, diharapkan nilai tambah ekonomi dapat dinikmati secara maksimal oleh industri nasional, mulai dari sektor manufaktur hingga rantai pasok komponen.

Selain mengandalkan sektor swasta, pemerintah juga berencana mengambil langkah strategis dengan membentuk perusahaan baru yang akan berfokus pada produksi mobil listrik. Dalam hal ini, sedan listrik menjadi produk utama yang akan dikembangkan sebagai simbol kendaraan nasional berbasis energi bersih.

"Kita juga akan bentuk perusahaan untuk produksi sedan, sedan dari listrik. Saya sudah putuskan," tegas Prabowo.

Rencana pembentukan perusahaan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak hanya bertindak sebagai regulator, tetapi juga sebagai pelaku langsung dalam pengembangan industri kendaraan listrik.

Pendekatan ini diharapkan mampu mempercepat realisasi target produksi sekaligus meningkatkan daya saing produk dalam negeri di pasar global.

Di sisi lain, Prasetyo Hadi turut memberikan penegasan terkait arah kebijakan ini. Ia menyebut bahwa sedan listrik yang tengah dirancang tersebut akan menjadi bagian dari program mobil nasional yang tengah dipersiapkan pemerintah.

Menurutnya, publik diminta bersabar karena pemerintah akan mengumumkan secara resmi perusahaan dan merek yang akan menjadi identitas mobil nasional tersebut di masa mendatang.

"Ya doakan saja. Pada waktunya nanti akan diumumkan sama perusahaan maupun brand yang menjadi brand mobil nasional," sebut Prasetyo usai acara.

Lebih jauh, Prasetyo menjelaskan bahwa pemanfaatan sedan listrik ini tidak akan terbatas hanya untuk kebutuhan internal pemerintah.

Meski direncanakan menjadi kendaraan dinas, mobil tersebut juga akan dipasarkan secara luas agar dapat diakses oleh masyarakat umum.

"Harapannya juga begitu, tapi tidak hanya untuk mobil dinas, tetapi untuk kepentingan masyarakat umum juga," pungkas Prasetyo.

Langkah pemerintah dalam mendorong produksi sedan listrik massal mencerminkan komitmen terhadap transisi energi dan pengurangan emisi karbon. Selain itu, kebijakan ini juga membuka peluang besar bagi pertumbuhan industri otomotif nasional yang lebih modern dan berkelanjutan.

Dengan dukungan infrastruktur, peningkatan kapasitas produksi, serta keterlibatan berbagai pihak, Indonesia berpotensi menjadi salah satu pemain utama dalam industri kendaraan listrik di kawasan regional maupun global. Transformasi ini juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan kemandirian industri dalam negeri.

Lebih baru Lebih lama
Cek artikel lainnya lebih cepat melalui saluran WhatsApp. Dan support kami dengan SHARE tulisan ini serta trakteer kami KOPI.

Formulir Kontak