Trending

WhatsApp Anda Disadap? Kenali Tanda dan Cara Mengamankannya

Akun WhatsApp Anda Kena Hack? Kenali Tanda dan Cara Mengamankannya
indiatoday.in
Ringkasan:
  • Akun WhatsApp tetap berisiko disadap meski dilengkapi enkripsi dan verifikasi keamanan.
  • Ada banyak tanda WhatsApp disadap yang bisa dikenali dari aktivitas asing di akun.
  • Login ulang, lapor ke WhatsApp, dan aktifkan verifikasi dua langkah adalah solusi utama.
{alertringkas}

niadi.net — WhatsApp atau WA dikenal sebagai aplikasi pesan instan dengan sistem keamanan berlapis. Setiap akun dilindungi oleh verifikasi nomor telepon melalui kode OTP serta teknologi end-to-end encryption yang memastikan isi percakapan hanya bisa dibaca oleh pengirim dan penerima. Bahkan pihak WhatsApp sendiri tidak dapat mengakses isi pesan tersebut.

Namun, di tengah tingkat keamanan yang tinggi itu, muncul pertanyaan yang sering membuat pengguna khawatir: apakah WhatsApp bisa disadap? Jawabannya, akun WhatsApp memang tidak mudah diretas, tetapi tetap bisa diambil alih dalam kondisi tertentu, terutama akibat kelalaian pengguna sendiri.

Kasus WhatsApp disadap atau dibajak umumnya terjadi karena korban tidak menyadari adanya upaya penipuan, seperti membagikan kode OTP, mengklik tautan palsu, atau membiarkan akun tertaut di perangkat lain.

Oleh karena itu, memahami ciri-ciri WhatsApp disadap dan cara menghentikannya menjadi hal yang sangat penting agar kerugian bisa dicegah sedini mungkin.

Sistem Keamanan WhatsApp dan Celah yang Sering Dimanfaatkan

Secara teknis, WhatsApp telah menerapkan sistem keamanan berstandar tinggi. End-to-end encryption memastikan pesan tidak dapat diintip di tengah perjalanan. Selain itu, proses login selalu memerlukan kode verifikasi yang dikirim ke nomor pengguna.

Mengapa WhatsApp Masih Bisa Disadap?

Penyadapan WhatsApp bukan berarti pelaku membobol sistem WhatsApp secara langsung. Dalam banyak kasus, pelaku memanfaatkan kesalahan pengguna, seperti:
  • Memberikan kode OTP kepada orang lain yang mengaku sebagai pihak WhatsApp.
  • Mengakses tautan phishing yang meniru tampilan WhatsApp.
  • Membiarkan akun WhatsApp Web tetap aktif di komputer atau perangkat asing.

Dengan cara-cara tersebut, pelaku dapat masuk ke akun WhatsApp korban tanpa harus meretas sistem utama.

Ciri-ciri WhatsApp Disadap yang Perlu Diwaspadai

Mengetahui tanda-tanda WhatsApp disadap sangat penting agar pengguna bisa segera mengambil tindakan. Umumnya, ciri-ciri ini terlihat dari aktivitas yang tidak pernah dilakukan sendiri.

1. Aktivitas Asing di Perangkat Tertaut

Salah satu indikasi paling jelas adalah akun WhatsApp aktif di perangkat lain. Pengguna bisa mengeceknya melalui menu Perangkat Tertaut. Jika ada perangkat yang tidak dikenal, besar kemungkinan akun sedang diakses pihak lain.

2. Pesan atau Chat yang Tidak Pernah Dibuat

Jika tiba-tiba muncul pesan terkirim yang tidak pernah Anda tulis, ini patut dicurigai. Pelaku sering memanfaatkan akun korban untuk menghubungi kontak lain.

3. Pesan Terhapus Tanpa Sepengetahuan

Chat yang hilang atau terhapus sendiri juga bisa menjadi tanda penyadapan. Pelaku mungkin menghapus percakapan agar aksinya tidak terdeteksi.

4. Riwayat Panggilan WhatsApp Aneh

Ciri lainnya adalah adanya panggilan suara atau video WhatsApp yang tidak pernah dilakukan oleh pengguna.

5. Status Online Tanpa Digunakan

Akun terlihat online padahal ponsel tidak sedang digunakan. Ini bisa menandakan akun aktif di perangkat lain.

6. Pesan Masuk Terbaca Sendiri

Chat yang tiba-tiba berstatus “dibaca” tanpa Anda buka menandakan ada pihak lain yang mengakses akun secara bersamaan.

7. Status WhatsApp Asing

Jika muncul status WhatsApp yang tidak pernah Anda unggah, ini merupakan tanda kuat akun telah diambil alih.

8. Menerima Kode OTP Tanpa Permintaan

SMS berisi kode OTP masuk padahal Anda tidak sedang login. Ini biasanya terjadi ketika ada orang lain mencoba mengakses akun.

9. Profil Akun Berubah Sendiri

Nama, foto profil, atau info akun berubah tanpa Anda ubah sendiri merupakan sinyal serius adanya pembajakan.

10. Akun Tiba-tiba Logout

WhatsApp yang keluar sendiri dari ponsel tanpa pengaturan apa pun bisa menjadi indikasi akun telah diambil alih.

Apa yang Harus Dilakukan Jika WhatsApp Disadap?

Jika menemukan satu atau beberapa ciri di atas, pengguna tidak perlu panik, tetapi harus segera bertindak cepat. Ada beberapa langkah efektif untuk menghentikan penyadapan WhatsApp.

Cara Menghentikan WhatsApp Disadap Secara Efektif

1. Login Ulang dan Ambil Alih Akun

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah menginstal ulang aplikasi WhatsApp.

Langkah untuk Login Ulang WhatsApp

  • Hapus aplikasi WhatsApp dari ponsel.
  • Unduh dan instal kembali dari toko aplikasi resmi.
  • Login menggunakan nomor telepon yang sama.
  • Masukkan kode OTP enam digit yang dikirim melalui SMS.

Menurut ketentuan resmi WhatsApp, saat kode OTP dimasukkan, semua sesi aktif di perangkat lain akan otomatis terputus. Dengan demikian, pelaku penyadapan akan langsung dikeluarkan dari akun.

Jika Verifikasi Dua Langkah Aktif

Dalam beberapa kasus, pelaku mengaktifkan verifikasi dua langkah dengan PIN tambahan. Jika pengguna tidak mengetahui PIN tersebut, WhatsApp akan meminta menunggu selama 7 hari sebelum akun bisa diakses tanpa PIN.

Meski demikian, pihak lain tetap akan terputus setelah proses login ulang dilakukan.

2. Menghubungi Dukungan Resmi WhatsApp

Jika login ulang belum berhasil, langkah selanjutnya adalah menghubungi tim dukungan WhatsApp.

Cara Melapor ke WhatsApp

  • Kirim email ke support@whatsapp.com.
  • Jelaskan kronologi kejadian secara detail.
  • Sertakan nomor telepon dengan format internasional.

Tim WhatsApp akan melakukan investigasi dan membantu memulihkan akun jika terbukti terjadi pembajakan. Semakin cepat laporan dikirim, semakin besar peluang akun kembali aman.

Langkah Pencegahan Agar WhatsApp Tidak Disadap Lagi

Mencegah selalu lebih baik daripada mengatasi. Setelah akun berhasil diamankan, pengguna perlu meningkatkan sistem keamanan agar kejadian serupa tidak terulang.

1. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah

Verifikasi dua langkah menambahkan lapisan keamanan berupa PIN enam digit yang harus dimasukkan saat login. Fitur ini bisa diaktifkan melalui menu Pengaturan > Akun > Verifikasi Dua Langkah.

2. Rutin Cek Perangkat Tertaut

Biasakan memeriksa daftar perangkat yang terhubung dengan WhatsApp Web. Segera keluarkan perangkat yang tidak dikenal.

3. Jangan Pernah Bagikan Kode OTP

Kode OTP bersifat rahasia. WhatsApp tidak pernah meminta kode ini melalui chat atau telepon.

4. Waspadai Tautan Mencurigakan

Hindari mengklik link tidak jelas, terutama yang mengatasnamakan WhatsApp, hadiah, atau undangan palsu.

5. Gunakan Kunci Layar Tambahan

Aktifkan kunci sidik jari atau PIN di aplikasi WhatsApp untuk perlindungan ekstra.

WhatsApp memang dibekali sistem keamanan yang kuat, tetapi tetap bisa disadap jika pengguna lengah. Mengenali ciri-ciri WhatsApp disadap adalah langkah awal untuk mencegah kerugian lebih besar. Aktivitas asing seperti pesan terkirim sendiri, akun online tanpa digunakan, hingga perubahan profil adalah tanda yang tidak boleh diabaikan.

Jika akun terlanjur disadap, login ulang dan menghubungi dukungan WhatsApp menjadi solusi utama. Ke depan, pengguna disarankan mengaktifkan verifikasi dua langkah dan lebih berhati-hati dalam menjaga data pribadi. Dengan kewaspadaan dan pengaturan keamanan yang tepat, akun WhatsApp dapat tetap aman dari upaya penyadapan.

Lebih baru Lebih lama
Cek tulisan lainnya lebih cepat melalui saluran WhatsApp
Support kami dengan SHARE tulisan ini dan traktir kami KOPI.

Formulir Kontak